Hai !! Welcome to my blog tuts.hitam.putih n_n

Hai !! Welcome to my blog tuts.hitam.putih n_n

Friday, November 12, 2010

Berdeposito di Bank Mandiri yuk :)

Jasa / produk perbankan global mencakup kedalam tiga (3) pembagian, yaitu :
1. Funding : tabungan, giro, deposito
2. Landing : kredit
3. Jasa : transfer
Yang akan saya bahas adalah artikel mengenai produk perbankan global funding, yaitu mengeai deposito. Bank yang saya pilih adalah Bank Mandiri.
Berikut artikelnya.

Mandiri Deposito
Pilihan Investasi yang Memberi Keuntungan dan Rasa Aman
Untuk memastikan uang Anda diinvestasikan di tempat yang aman dan terpercaya sekaligus menguntungkan, Mandiri Deposito Rupiah adalah pilihan yang tepat dan dapat diandalkan.
Mandiri Deposito Rupiah adalah simpanan berjangka dalam mata uang Rupiah dengan bunga menarik dan beragam keuntungan lainnya.
Keuntungan
Suku Bunga yang Kompetitif
• Suku bunga Mandiri Deposito yang kompetitif menjadikan investasi Anda lebih cepat berkembang.
• Bunga dihitung berdasarkan jumlah hari sebenarnya (1 tahun dihitung 365 hari).
Fleksibilitas Tinggi
• Tersedia berbagai pilihan jangka waktu yang dapat Anda tentukan sesuai dengan kebutuhan Anda, yaitu: 1, 3, 6, 12, atau 24 bulan.
• Bebas memperpanjang deposito secara otomatis (Automatic Roll Over /ARO).
• Anda dapat memilih untuk menginvestasikan kembali bunga deposito ke pokok deposito atau ditransfer ke rekening Mandiri Giro atau Mandiri Tabungan yang dapat ditarik setiap saat.
• Bunga Deposito dapat diterima di muka, sehingga Anda tidak perlu membayar penuh sesuai jumlah yang Anda ingin tempatkan pada Mandiri Deposito Rupiah.
• Dapat dibuka atas nama 2 orang pribadi (joint account).
Terpercaya
• Bank Mandiri yang telah dikenal luas, memberikan simbol bonafiditas pribadi Anda dengan memiliki Mandiri Deposito.
Fasilitas
Automatic Roll Over (ARO)
Deposito Anda dapat diperpanjang secara otomatis pada saat jatuh tempo.
Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call
• Pembukaan dan penutupan deposito dapat dilakukan melalui Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call.
• Tersedia layanan informasi dan pembatalan perpanjangan deposito otomatis/ ARO melalui Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call khusus untuk deposito yang dibuka melalui Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call.
Dana Tunai Mandiri
• Anda dapat memperoleh fasilitas Kredit Agunan Deposito dengan Deposito Anda sebagai jaminannya. Apapun kebutuhan Anda dapat dipenuhi dengan cepat dan mudah sementara Deposito Anda tetap menghasilkan bunga.


Persyaratan
• Minimum penempatan deposito:
o Pembukaan melalui kantor cabang:
 Pulau Jawa: Rp. 10.000.000,-
 Luar Pulau Jawa: Rp. 5.000.000,-
o Pembukaan melalui e-Banking (Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call) : Rp. 1.000.000.-
• Perorangan:
o Warga Negara Indonesia : membawa KTP/SIM/Paspor asli.
o Warga Negara Asing : Paspor dan KIMS/KITAS (Kartu Ijin Menetap Sementara/Kartu Ijin Tinggal Sementara).
• Perusahaan:
o KTP/SIM/Paspor pejabat yang berwenang.
o SIUP, NPWP, Akte Pendirian Perusahaan dan perubahannya yang terakhir.
• Biaya meterai pada saat pembukaan dan pencairan deposito sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
• Bunga dikenakan pajak sesuai ketentuan yang berlaku
Tingkat suku bunga dan biaya dapat berubah sewaktu-waktu


Referensi : http://www.bankmandiri.co.id/article/708777450026.asp





REVIEW
Yang terpenting dalam citra sebuah bank adalah bagaimana para nasabah dapat mempercayai bank tersebut. Dan menurut saya, menyimpan uang di Bank Mandiri memang dapat dikatakan memberikan simbol bonafiditas pribadi kita, yaitu dengan memiliki Mandiri Deposito.
Mandiri deposito memiliki banyak keuntungan-keuntungan yang mungkin tidak ditemui di bank-bank lainnya. Kita dapat secara otomatis memperpanjang deposito tersebut saat jatuh tempo. Apalagi Bunga Deposito dapat diterima di muka, sehingga kita tidak perlu membayar penuh sesuai jumlah yang kita ingin tempatkan pada Mandiri Deposito Rupiah. Selain itu dapat dibuka atas nama 2 orang pribadi (joint account).
Di era globalisasi ini, Bank Mandiri juga mengikuti perkembangan jaman. Di mana nasabah tidak perlu repot-repot untuk datang langsung ke Bank tersebut apabila ingin membuka dan menutup deposito juga membatalkan perpanjangan deposito otomatis karena dapat dilakukan melalui Mandiri SMS, Mandiri Internet, atau Mandiri Call. Itulah fasilitas yang diberikan Bank Mandiri. Syarat-syarat penempatan deposito pun tidak sesulit yang kita bayangkan.
Jadi, tunggu apalagi berpikir dua kali untuk berdeposito di Bank Mandiri. Segeralah berdeposito, kita yang akan menikmati sendiri setiap keuntungan-keuntungan yang ditawarkan oleh Bank Mandiri Deposito.

Monday, November 1, 2010

Bagaimana Koperasi Menghadapi Era Globalisasi??


Seperti yang telah kita ketahui, hampir seluruh belahan dunia termasuk Indonesia, sudah memasuki era yang sudah sering sekali kita dengar, "Era Globalisasi". Era Globalisasi ini masuk ke Indonesia salah satunya melalui perdagangan bebas. Bagi Indonesia, era globalisasi ini penting adanya unutk membuka tertutupnya usaha, khususnya untuk KOPERASI.
Hal ini sangatlah penting karena produk yang dihasilkan dari Indonesia haruslah berkompetisi secara terbukti tidak hanya di pasar dalam negeri, melainkan juga di luar negeri/pasar internasional. 
Secara umum koperasi di dunia akan menikmati manfaat besar dari adanya perdagangan bebas, karena pada dasarnya perdagangan bebas itu akan selalu membawa pada persaingan yang lebih baik dan membawa pada tingkat keseimbangan harga yang wajar serta efisien. 
Koperasi,memang sudah diperkenalkan di Indonesia untuk diarahkan untuk kepada kepentingan ekonomi rakyat golongan ekonomi lemah. Golongn ini berasal dari kelompok masyarakat kelas menengah kebawah. Eksistensi koperasi memang merupakan suatu fenomena tersendiri, sebab tidak satu lembaga sejenis lainnya yang mampu menyamainya, tetapi sekaligus diharapkan menjadi penyeimbang terhadap pilar ekonomi lainnya.  Lembaga koperasi oleh banyak kalangan, diyakini sangat sesuai dengan budaya dan tata kehidupan bangsa Indonesia. Di dalamnya terkandung muatan menolong diri sendiri, kerjasama untuk kepentingan bersama (gotong royong), dan beberapa esensi moral lainnya.
Keberadaan koperasi sebagai lembaga ekonomi rakyat ditilik dari sisi usianyapun yang sudah lebih dari 50 tahun berarti sudah relatif matang. Sampai dengan bulan November 2001, misalnya, berdasarkan data Departemen Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), jumlah koperasi di seluruh Indonesia tercatat sebanyak 103.000 unit lebih, dengan jumlah keanggotaan ada sebanyak 26.000.000 orang. Jumlah itu jika dibanding dengan jumlah koperasi per-Desember 1998 mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat. Jumlah koperasi aktif, juga mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan. Jumlah koperasi aktif per-November 2001, sebanyak 96.180 unit (88,14 persen). Hingga tahun 2004 tercatat 130.730, tetapi yang aktif mencapai 28,55%, sedangkan yang menjalan rapat tahunan anggota (RAT) hanya 35,42% koperasi saja. Data terakhir tahun 2006 ada 138.411 unit dengan anggota 27.042.342 orang akan tetapi yang aktif 94.708 unit dan yang tidak aktif sebesar 43.703 unit. 
Selama ini koperasi dikembangkan dengan dukungan pemerintah dengan basis sektor-sektor primer yang memberikan lapangan kerja terbesar bagi penduduk Indonesia.
Struktur organisasi koperasi di Indonesia mirip organisasi pemerintah/ lembaga kemasyarakatan yang terstruktur dari primer sampai tingkat nasional. Hal ini telah menunjukkan kurang efektif nya peran organisasi sekunder dalam membantu koperasi primer.
 Keberhasilan usaha koperasi di Indonesia biasanya bergantung pada dua hal. Pertama, program pemerintah karena koperasi sering dijadikan “kepanjangan” tangan pemerintah dalam mengatur sendi perekonomian. Kedua, keinginan pemenuhan kebutuhan anggota; jadi koperasi koperasi seringkali dipakai sebagai alat pemenuhan kebutuhan anggota yang biasanya juga berkaitan dengan program yang telah dicanangkan pemerintah. Misalnya KUD. Dalam prakteknya, KUD sering kali merupakan institusi yang menyediakan faktor produksi bagi petani yang kuantitas dan kualitas faktor produksinya sangat bergantung pada program pemerintah.
"Lalu apakah Koperasi dapat menghadapi era globalisasi ini?"
Untuk menghadapinya, koperasi di Indonesia perlu :
1. Membagi koperasi menurut beberapa sektor :
  • koperasi produsen atau koperasi yang bergerak di bidang produksi,
  • koperasi konsumen atau koperasi konsumsi, dan
  • koperasi kredit dan jasa keuangan 
2. Koperasi produksi harus merubah strategi kegiatannya dengan mereorganisasi kembali supaya kompatibel dengan tantangan yang dihadapi. 
3. Pemahaman pengurus dan anggota akan jati diri koperasi, pengertian koperasi, nilai-nilai koperasi dan prinsip-prinsip gerakan koperasi harus dijadikan point penting karena hal itu yang mendasari segala aktifitas koperasi. Aparatur pemerintah terutama departemen yang membidangi masalah koperasi perlu pula untuk memahami secara utuh dan mendalam mengenai perkoperasian.

4. Dalam menjalankan usahanya, pengurus koperasi harus mampu mengidentifikasi kebutuhan kolektif anggotanya dan memenuhi kebutuhan tersebut. Proses untuk menemukan kebutuhan kolektif anggota sifatnya kondisional dan lokal spesifik. Dengan mempertimbangkan aspirasi anggota-anggotanya, sangat dimungkinkan kebutuhan kolektif setiap koperasi berbeda-beda.
5. Kesungguhan kerja pengurus dan karyawan dalam mengelola koperasi. Disamping kerja keras, figur pengurus koperasi hendaknya dipilih orang yang amanah, jujur serta transparan.
6. Kegiatan koperasi bersinergi dengan aktifitas usaha anggotanya.
7. Adanya efektifitas biaya transaksi antara koperasi dengan anggotanya sehingga biaya tersebut lebih kecil jika dibandingkan biaya transaksi yang dibebankan oleh lembaga non-koperasi.

Dengan demikian, koperasi pun mampu setidaknya menghadapi era globalisasi saat ini, bukan malah terseret arus globalisasi yang berdampak koperasi akan tenggelam. Mari kita benahi koperasi sejak dini, karena koperasi di Indonesia juga merupakan jati diri bangsa.


Referensi :
http://olga260991.wordpress.com/2010/10/27/bagaimana-koperasi-indonesia-menghadapi-persaingan-global-globalisasi-ekonomi/
http://www.majalah-koperasi.com/gerakan-koperasi-dalam-menghadapi-krisis-global